Yang Menarik dari Sistem Pendidikan Finlandia

pexels.com/cdc


Dulu aku sempat penasaran sekali dengan metode pendidikan di Finlandia karena kerap kali banyak yang berkomentar bahwa sistem pendidikan di Finlandia termasuk yang terbaik. Ternyata tak sengaja aku menemukan sebuah buku di sebuah aplikasi membaca yaitu aplikasi IJakarta. Judulnya Sistem Pendidikan Finlandia : Catatan dan Pengalaman Seorang Ibu. Ditulis oleh seorang warga Indonesia yang menempuh pendidikan doktoral disana yaitu, Ratih D. Adiputri. 

Beliau menjelaskan secara lengkap dan gamblang. Mulai dari sistem pendidikan Tk dan universitas. Menarik sekali untuk tahu bagaimana sistem pendidikan di negara lain. 

Aku sendiri hanya merangkum beberapa poin saja karena ada banyak sekali penjelasannya. Tapi mudah-mudahan bisa menambah wawasan kita terutama buatku sendiri sih hehee. 

Apa Moto Pendidikan Finlandia? 

Moto pendidikan disana adalah "Pembelajaran seumur hidup". Tak heran negara sangat menaruh concern pada pendidikan di negaranya karena mereka memiliki keyakinan terkait pentingnya sebuah pembelajaran. 

Di sana, seseorang harus memiliki pendidikan dan kemampuan yang sesuai dengan pekerjaan yang diminatinya. Jadi gak ada tuh ceritanya sarjana pertanian tapi kerjanya di Perbankan hehe. Misalnya saja, di sana jika ingin menjadi seorang sopir bus, maka dia  harus mengikuti pendidikan atau kursus selama dua tahun. Ilmu yang diajarkan pun tidak hanya mencakup cara menyetir bus tapi juga terkait ilmu umum tentang mesin, berhitung dan pelayanan pada customer. 

Intinya, apapun profesinya semua harus dibekali dengan ilmu yang baik. Tidak tanggung-tanggung, sehingga orang-orang disana benar-benar ahli pada bidang yang ia geluti. 

Mendorong Minat Membaca 

Di sana pemerintah menyediakan perpustakaan-perpustakaan yang luas. Tidak ada batasan dalam meminjam buku. Kalau kita di sini kan terkadang masih dibatasi, satu orang hanya boleh meminjam berapa buku. Kalau di sana tidak ada aturan itu, sehingga tak heran kita bisa menemukan orang yang bisa meminjam hingga puluhan buku! 

Jam Belajar dan Fasilitas Sekolah

Jam belajar di Finlandia mirip-mirip dengan Indonesia. Di sana mereka juga menyediakan berbagai fasilitas untuk siswa. Misalnya, peralatan menulis gratis yang bisa diambil di gudang sekolah.

Anak-anak juga tidak perlu melapor ketika mereka mengambilnya dan ini justru melatih anak untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab agar hanya mengambil barang yang menjadi haknya saja. 

Selain itu, anak-anak juga mendapatkan fasilitas makan siang gratis. Makan siang gratis sudah diperkenalkan sejak tahun 1920-an. Makanan dibuat berdasarkan standar gizi yang sudah ditetapkan. Pokoknya makanan yang sehat lah. 

Selama di sekolah anak-anak juga diajarkan untuk mengantri, menghargai makanan dan bertingkah sopan. Selain makan siang, anak-anak juga diberikan snack sebagai selingan. Jadi di sekolah-sekolah, kesejahteraan anak benar-benar diperhatikan. 

Kualitas Guru : Minimal S2

Profesi guru sangat dihormati. Hanya 10% peminat yang diterima menjadi guru di finlandia. Dan 10% ini adalah benar-benar kandidat terbaik. Gaji yang ditawarkan pun cukup bergengsi. Bahkan melampaui gaji rata-rata penduduk pada umumnya. 

Penilaian Siswa

Finlandia tidak memiliki ujian nasional di sekolah hingga siswa mengikuti ujian matrikulasi di akhir SMA. Jadi penilaian siswa memang hanya dilakukan di sekolah bersangkutan. Siswa SD di sana juga tidak mengikuti ujian nasional. 

Memilih Pelajaran Sesuai Minat

Di sana memang ada mata pelajaran yang wajib diambil oleh siswa, tapi setelah anak berada di kelas 8 dan 9, siswa boleh memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minatnya. Biasanya guru akan menyarankan orang tua untuk berdiskusi dengan anak terkait pelajaran yang ingin diambil. 

Pelajaran tersebut sebaiknya juga berkaitan dengan profesi yang anak akan geluti di masa depan. Jadi perencanaan pelajaran siswa memang sudah disiapkan sejak dini agar bisa mendukung profesi mereka di masa yang akan datang. 

Di Finlandia juga ada materi ilmu rumah tangga. Memang tidak semua siswa diwajibkan ikut, hanya siswa yang berminat saja. Pelajaran dari materi ini mencakup kegiatan yang melatih kemandirian diri misalnya mencuci piring, memasak bahkan cara mengatur keuangan sendiri! Menarik sekali ya. 


Banyak hal positif yang bisa ditiru oleh pemerintah terkait pendidikan di negara Finlandia. Terutama bagaimana negara menyediakan fasilitas terbaik untuk pendidikan dan itu merata untuk semuanya. Semua penduduk mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan terbaik dan semua gratis dibiayai negara. 

Namun, ada hal-hal tertentu yang menjadi evaluasi dari sistem pendidikan disana menurut penulis bukunya. Pertama, masyarakat di sana cenderung individual. Mereka juga menggunakan kata sapaan yang sama untuk siapapun, walaupun untuk orang yang lebih tua sekalipun. 

Selain itu, mereka tidak terbiasa dengan kompetisi. Akibatnya terkadang mereka cenderung mudah menyerah jika dihadapkan pada kesulitan. 

Hal tersebut juga yang membuat mereka kurang tertantang dalam pelajaran olahraga jika dibandingkan dengan negara lain. Finlandia tidak memiliki prestasi yang menonjol dalam kompetisi olahraga karena mereka tidak terbiasa dengan kompetisi.

Tentu saja kita setuju bahwa pendidikan haruslah berjalan dengan happy dan menyenangkan (seperti prinsip yang dianut Finlandia). Tapi harusnya siswa juga belajar untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan dan tantangan. 

Itulah beberapa hal yang bisa diketahui terkait pendidikan di Finlandia. Jika ingin membaca lebih lengkap, silakan baca  di bukunya saja ya. 


26 komentar untuk "Yang Menarik dari Sistem Pendidikan Finlandia "

  1. Comment Author Avatar
    Pantesan ya warganya juga termasuk warga paling bahagia di dunia. Tapi bisa juga karena jumlah penduduknya yang sedikit ya. Jadi pemerintahnya fokus dan peduli sama kesejahteraan rakyatnya.
    1. Comment Author Avatar
      Iya bs jadi. Apalagi Finland termasuk negara maju.
  2. Comment Author Avatar
    Wah mateng banget ya sistem pendidikannya. Andai di Indonesia kaya gini, jadi orang tua gak harus pusing mikirin bekel anak karena udah di kasih makanan bergizi di sekolah. Gurunya juga gak akan demo karena gaji honorer segala macem, hehe. Bener2 diperhatikan, tapi ada kelebihan ada kekurangan juga ya. Padahal kalau bisa di manage lebih baik, pasti lebih bagus lagi.
    1. Comment Author Avatar
      Iya finlandia menopang pendidikan di segala sisi. Fasilitas pun juga didukung dan diberikan secara gratis.
  3. Comment Author Avatar
    Setuju sama motonya "pembelajaran seumur hidup." Di sini juva kayaknya butuh deh untuk menumbuhkan minat baca
  4. Comment Author Avatar
    Dulu sempat terinspirasi sekali dengan cerita pendidikan di Finlandia padahal cuma sekilas tapi berasa banget pengen kesana biar bisa merasakan... 😥
    1. Comment Author Avatar
      Iya kadang pengen ngerasain gimana bersekolah di sana.
  5. Comment Author Avatar
    Andai saja di Indonesia sistem pendidikannya juga gratis, jadi membayangkan Indonesia di masa depan seperti apa, ya.
    1. Comment Author Avatar
      Mudah-mudahan next Indonesia bisa gratis juga fasilitasnya
  6. Comment Author Avatar
    setau saya Indonesia mulai mengadopsi sedikit pembelajaran di sana, salah satunya terkait pembelajaran yang berdasarkan minat. Cuma kasus di lapangan, SDMnya perlu dibekali teknisnya agar tujuan pemerintah juga dapat tercapai.
    1. Comment Author Avatar
      Iya mudah-mudahan bisa terus diperbaiki sistemnya.
  7. Comment Author Avatar
    Sistem pendidikan yang keren banget. Semoga di negara kita suatu hari nanti bisa mengadopsi sedikit demi sedikit. Aamiinnn
  8. Comment Author Avatar
    Keren banget materinya kak. Biasanya di artike lain hanya membahas sisi positif sistem pendidikan di finlandia tanpa membahas efek negatifnya. Tapi kakak justru menjelaskan itu. Jadi pembaca juga bisa memahami bahwa terlepas bagaimana pun sistemnya, pasti akan ada dampak positif dan negatif. Ga mungkin positif doang. Semangat kaak
    1. Comment Author Avatar
      Betul karena sistem buatan manusia pasti ada kekurangannya
  9. Comment Author Avatar
    Semoga pemerintah disini juga serius mendorong minat membaca seperti pemerintah Finlandia ya kak. Berharap banget pemerintah disini serius menyediakan perpustakaan. Bukan cuman disediakan biar anggaran keluar aja. Sedih banget menyadari koleksi buku mayoritas perpustakaan kita minim. Bener banget kak, kalau kita di sini masih dibatasi mau pinjam buku, satu orang hanya boleh meminjam dua atau tiga buku saja.
  10. Comment Author Avatar
    Aku pun uda beberapa kali liat buku tentang pendidikan di Finlandia ini berseliweran kak. Tapi belum benar-benar dibaca. Baru sekarang nih baca dipostingan kakak. Ternyata baguss pol ya sistem pendidikan di sana. Walaupun tetap masih ada sisi negatifnya, tapi tetep dinilai sistem pendidikan di sana majuu. Thank for nice information kak
  11. Comment Author Avatar
  12. Comment Author Avatar
    Suka banget dengan pendidikan Finlandia... Nice sharing kak. Terima kasih

Silahkan sampaikan pendapatmu. Mari kita berdiskusi :)